Facebook.. Jejarang sosial ini tak asing dikalangan anak muda saat ini. Yah.. begitu pula aku. Seharian penuh kadang pantengin tuh yang namanya fesbuk. Berbagai jenis status kutemui disana. Perkenalan dan segala macam tersirat disana.
Kali ini ku ceritakan tentang kamu. Dewa fesbuk yang telah hilang.
Semua berawal dari pertemananmu dan sahabatku Rosa difesbuk. Yah kalian sering chatingan tiap waktu. Aku mengetahuinya karena memang setiap waktu aku ataupun Rosa selalu bersama. Yang kebetulan jarak rumah kami hanya beberapa langkah. Hingga pada akhirnya Rosa mengenalkanku padamu. Robi 18 tahun, 4 tahun lebih tua dariku. Aku diperkenalkan oleh Rosa pada Robi dijejaring sosial itu juga. Awalnya agak canggung. Tapi ternya Robi atau biasa yang ku panggil Kak Robi anaknya asyik,sama seperti apa yang Rosa katakan padaku.
Setiap waktu aku juga sering chatingan,dan banyak hal-hal yang dilakukan dijejaring sosial itu. Mulai dari curhat,minta pendapat dan hal-hal lain. Aku merasa dia lebih dewasa dariku. Dan setidaknya dia mengerti dan sedikit paham menanggulangi berbagai macam masalahku. Hari-hariku cukup indah dan berwarna setelah aku kenal dengan Kak Roby. Meski semua itu tak nyata dan hanya berada di dunia maya. Tapi cukup membuatku senang. Karena pada waktu itu situasi dan kondisiku sangatlah buruk. Yah.. banyak pertentangan yang aku alami dengan kekasihku. Dan oleh kehadiran Kak Robi inilah aku mulai tegar akan segala masalah-masalah yang ku alami.
Berbulan-bulan aku bersamanya. Entah dari bulan apa hingga bulan apa.. Aku lupa itu :D
Seperti biasa kak Robi selalu menemaniku ditempat biasa Chat fesbuk. Bahas segala sesuatu yang bermacam-macam (ngalor-ngidul). Hingga akhirnya kami tukar menukar nomer ponsel. Aku tau ini tak boleh. karena statusku masi menjadi kekasih orang. Tapi aku tak peduli. Kak Robi memberi kenyamanan lebih daripada pacarku sendiri.
Tak hanya dichat fesbuk, tapi diponsel kami sering berkomunikasi. Aku cukup senang.
Hingga pada suatu saat hari aku bermain-main dirumah Rosa melihatnya chatingan dengan Kak Robi. Aku cemburu sebenarnya. Penasaran dengan apa yang telah mereka bicarakan. Namun akhirnya saat Rosa pergi mengambil makanan atau apa kubuka pesan-pesan mereka. Aku kaget. Disana kak Robi mengatakan sesuatu pada Rosa diluar duga'anku. Kak Robi mengatakan bahwa Ia menyukaiku. Dan apakah mungkin bisa terjadi..? sementara aku dan Dia belum melakukan pertemuan sekalipun. Disana jugak tersirat bahwa Ia juga tak mungkin merusak hubungan orang lain. Karena statusku masi bisa dibilang pacar orang.
Tiga hari setelah aku membaca pesan Kak Roby dan Rosa. Aku putus dengan pacarku. Yah. Terlalu banyak pertentangan dengan pacarku, Pertengkaran tak ada hentinya. Akhirnya ku mengambil jalan itu.
Seperti biasanya aku ceritakan semua pada kak Robi. Dia juga memberi banyak masukan-masukan positif padaku. Hingga pada suatu ketika dia menyatakan hal yang pernah dia katakan pada Rosa. Aku tak berani menjawab, karena aku takut ia menyesal nantinya.. Karena tak ada pertemuan sekalipun diantara kami. Aku menjawabnya secara jujur. Meski jawaban Kak Robi kepadaku meyakinkan, bahwa Ia benar-benar tak akan menyesal, aku tetap tak ingin meresponnya dengan hal yang sama seperti yang Kak Robi katakan. Lagi pula aku masih sangat menyayangi mantan pacarku. Dengan hal itu kak Robi merasa sedikit kecewa setidaknya. Namun hubunganku dengannya tak pernah sedikitpun berubah. Masi berkomunikasi lewat jejaring sosial fesbuk tiap waktu.
Diakhir semester sekolah. Saat kami mempunyai waktu tenggang. Secara tak direncanakan Kak Robi datang kepusat kota. Mengajakku bertemu. Aku senang. Karena ini merupakan moment yang tak pernah aku lupakan. Bertemu dengannya memang sangatlah pasti jarang. Karena jarang rumahku dan Kak Robi yang sangat jauh.
Aku bertemu dengannya siang hari. Sebenarnya tak percaya diri jugak aku bertemu dengannya. Karena waktu yang sangat singkat dan pada waktu itu aku sibuk dengan urusan pendaftaranku ke SMA. Tapi aku sempat-sempatkan untuk bertemu dengannya.
Namun.. Pertemuanku dengannya sangat mengecewakan. Entah karena apa..? Aku membuang waktunya atau telah membuatnya menunggu lama. Aku hanya bertemu bertatapan kemuadian Kak Robi meminta Ijin pulang. Benar-benar mengecewakan.
Aku marah padanya.. Ternyata kebaikannya selama ini hanya topeng.. Penipu dan Pembohong..
Didunia maya dan Nyata Kak Robi sangatlah berbeda. Aku tak tak tau. Yang aku temui sebenarnya Kak Robi atau bukan. Tapi semua itu membuatku sangat kecewa.. Fuck >.<
Aku memutuskan mengganti nomer ponselku pada hari itu jugak. Karena itu sangat benar-benar membuatku kecewa.
Saat ini dewa fesbukku telah hilang. Entah kemana..
Aku rindu sebenarnya padanya. Kak Robi yang ada pada dunia Maya..
Bukan pada Dunia Nyata :'(
Jumat, 05 Juli 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Pages
Diberdayakan oleh Blogger.
Popular Posts
-
Maraknya kata-kata PHP sudah tak asing lagi dikalangan remaja saat ini. Yaps PHP Pemberi harapan palsu. Sebenernya yang salah itu siapa..? o...
-
Aku tak tau siapa kamu.. Aku tak tau seluk beluk tentangmu. Yang aku tau hanyalah,kamu adalah mantan terindah kekasihku. Yah.. Orang yang du...
-
Aku hanya tertunduk.. Berfikir hal ini hanyalah sebuah imajinasi,, namun ternyata jauh dari kata salah.. ini nyata.. Amat sangat teramat...
-
Emmbb.. LDR gak asing lagi buat kalangan anak muda pada masa kini. Entah mungkin hal itu merupakan dampak dari proses globalisasi, atau a...
2 komentar:
greget
Pernah ngalami gung..? :D
Posting Komentar