Emmbb.. LDR gak asing lagi buat
kalangan anak muda pada masa kini. Entah mungkin hal itu merupakan dampak dari
proses globalisasi, atau apalah itu aku tak peduli. Long Distance Relationship,
kepanjangan dari singkatan LDR. Kata yang membooming entah didunia maya ataupun
nyata. Berhubungan jarak jauh ya mungkin bisa dikatakan cukup sulit bahkan
rumit. Lebih banyak tantangan dan coba’an daripada hubungan pada umumnya.
Namun, siapa yang tau hal itu akan terjadi pada diri kita. Yang pada awalnya “Aku
gak bisa jauh apalagi tanpa kamu” dan endingnya malah “Aku udah bahagia kok,
meskipun cuman denger suara kamu lewat telfon”. Miris tapi ini fakta dan
benar-benar terjadi dikehidupan nyata tentunya.
LDR juga mempunyai banyak dampak
lebih daripada hubungan pada umumnya. Contohnya khawatir sama pacar yang jauh
disana, apalagi kalo dia lagi sakit kita gak bisa jenguk. Dengerin suaranya
lewat telvon? Iya kalo seumpamanya dia itu masi sanggup angkat telvon apalagi
ngomong. Cemburu yang berlebihan, ini nih penyakitnya LDR kadang pasangan kita
punya temen jauh yang entah tak kita kenal apalagi temennya lawan jenis. Duuuhh
rasanya otak sama hati berperang. Mikir pake otak atau mikir pake hati? Hal yang
biasa tapi ini perlu dihindari karena bisa-bisa kita dianggep posesif. Dan dampak
negatif dari posesif itu biasanya ya sutup. Cukup dua contoh aja, karena capek
ngetiknya.
Meskipun LDR lebih sulit bahkan
rumit dari hubungan pada umumnya kucinya itu sebenernya yah bisa dibilang
sederhana, tapi tergantung jugak sama individunya ya. Saling terbuka dan
percaya aja. Bicarakan masalah yang ada dengan bijak. Saling mengerti, terutama hal waktu. Itu aja
sih menurutku yang harus diutamain. Satu lagi.. Kejujuran harus diterapkan
disini..!
Cinta terpisah jarak atau LDR itu
bukan coba’an kok. Jangan pernah percaya sama mitos yang bilang bahwa hubungan
semacam itu gak akan bertahan lama. Jangan jadi’in jarak sebagai masalah utama
sa’at kamu bersiteruh. Yakin, meski terpisah jarak ataupun ruang, Ia tetap jaga
hati kamu, prasa’an kamu disana. Meski berbeda kota, pulau samudra sekalipun
percayalah hanya ada 1 cinta. Jadikan jarak sebagai pembelajaran untuk kita
lebih bersabar, terutama masalah rindu. Jangan pernah penyerah terhadap jarak! Jadikan
moment LDRmu sebagai moment untuk pembelajaran lebih dewasa kedepannya! J
Saling percaya,jujur saling berkomunikasi lancar, saling
peduli dan menyayangi
Jarak bukan suatu masalah